» » Lapas Rajabasa Kini Miliki Ponpes Darut Taubah

Lapas Rajabasa Kini Miliki Ponpes Darut Taubah

Penulis By on 18 Maret 2017 |


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
BANDAR LAMPUNG -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Rajabasa, Bandar Lampung, kini memiliki Pondok Pesantren (Ponpes) yang sudah permanen. Ponpes yang merupakan satu-satunya di Lampung bahkan se-Sumatera ini bernama Ponpes Darut Taubah.
Hasil gambar untuk Ponpes Darut Taubah
Ponpes di lingkungan Lapas ini melakukan kegiatan layaknya Ponpes di luar Lapas seperti melakukan solat lima waktu berjamaah, solat sunah, zikir, pengajian, belajar membaca Alquran, ceramah agama, dan ibadah lainnya. Ponpes Darut Taubah yang diprakarsai para narapidana, pihak Lapas, donatur, dan lainnya ini merupakan salah satu pondok pesantren khusus untuk membina para narapidana.

"Di Indonesia, ini Ponpes di Lapas kedua setelah Ponpes di Lapas Cianjur, Jawa Barat. Memang banyak Ponpes di Lapas, tapi itu belum permanen, kadang ada saat bulan Ramadhan saja atau saat acara tertentu saja, tetapi Ponpes Darut Taubah ini sudah Ponpes permanen di Lapas Kelas I Rajabasa, " kata Kepala Lapas Kelas I Rajabasa, Bandar Lampung, Slamet Prihantara, Jumat (17/3/2017) saat meresmikan serta pemasangan kubah Masjid Ponpes Darut Taubah di Lapas setempat.

Dirinya menjelaskan Ponpes Darut Taubah ini sudah berdiri secara permanen sesuai dengan surat keputusan (SK) Kementerian Agama Nomor: KD.08.9/PP.007/213/2015.

"Kita berharap dengan adanya Ponpes ini bisa menjadi simbol ketaqwaan dan bisa langgeng selamanya. Hingga saat ini juga jumlah narapidana di Lapas ini kurang lebih mencapai 850 orang, dari jumlah ini sebanyak 93 persen beragama Islam," ujar Slamet.

Sementara itu Ketua Majelis Taklim dan Ponpes Darut Taubah Andy Achmad Sampurna Jaya mengatakan, banyak yang melihat aktivitas di penjara atau Lapas itu merupan hal yang tidak baik. Tetapi sebenarnya ada juga kegiatan positif yang bisa dilakukan, salah satunya dengan keberadaan Ponpes Darut Taubah ini dengan aktivitas ibadah didalamnya.

"Sehingga kita bisa melakukan ibadah dan menjalankan perintah Allah. Dan kita ada rasa syukur dan nikmat menjalankan ibadah, karena di luar sana belum tentu kita bisa melakukannya," katanya.

Kakanwil Kemenag Kota Bandar Lampung Seraden Nihan yang turut hadir mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas keberadaan Ponpes Darut Taubah ini.

"Semoga para santri yang ada di Ponpes ini, setelah keluar dari Lapas ini bisa bermanfaat bagi dirinya dan orang lain, bermanfaat dari segi emosional dan sosial. Kita ke depan akan berupaya membantu memberikan Alquran, Juz Amma, dan lainnya," kata dia.



Baca Juga Artikel Terkait Lainnya